Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Universitas Gundarama. Tampilkan semua postingan

Apa Itu JAVA OOP (Object Oriented Programming)

By : Reyn

Java OOP (Object Oriented Programming )



Disini saya akan berbagi mengenai apa itu java OOP, dalam konteks ini saya akan membahas satu persatu materi java OOP. Pengertian JAVA adalah sebuah BAHASA PEMOGRAMAN  yang berorientasikan object, sedangkan OOP adalah suatu METODE PEMOGRAMAN yang berorientasi kepada objek. Jadi secara kasar lembutnya JAVA itu pasti menggunakan metode OOP,  tetapi OOP tidak hanya ada pada bahasa pemograman JAVA. Kenapa di adakannya OOP ? karena untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, sesuai dengan model kehidupan nyata, segala bagian dari suatu permasalahan adalah objek. Objek-objek tersebut juga dapat merupakan pengabungan - pengabungan dari beberapa objek  yang lebih kecil. Sebagai contohnya saya gunakan pada sebuah objek Mobil ( yang merupakan bagian dari objek di kehidupan nyata ) yang merupakan gabungan dari beberapa bagian objek yang fungsi, bentuknya yang sesuai dengan kebutuhan pada sebuah mobil , seperti : roda, jok,mesin,rangka mobil, dan lain sebagainya.
Sebagaimana bahasa yang memiliki konsep OOP memiliki karakteristik yang sangat terciri dengan sifat dari bahasa pemrograman berkonsep OOP pada pemrograman Java yang mendasar yaitu :

  1. CLASS yaitu sebuah pola dari model – model object. Atau bisa disebut dengan cetakan, kenapa saya sebut cetakan karena merupakan suatu prototipe dari variable – variable dan method – method secara umum. Misalnya saya analogikan class itu sebagai cetakan kue, dimana cetakan kue itu dapat membuat kue – keu yang beraneka ragam dan berbeda rasa, sama class juga dapat membuat object – object yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan kita. Contoh kode java sebuah class dan di dalamnya terdapat object.
  2. OBJECT yaitu  merupakan hasil dari CLASS . contoh manusia, binatang dll.
  3. ABSTRACTION yaitu cara kita melihat suatu sistem dalam bentuk yang lebih sederhana, yaitu sebagai suatu kumpulan subsistem (object) yang saling berinteraksi.
  4. MODULARITY sifat object adalah modular. Object dapat ditulis dan di mantain terpisah (independen) dari object lain sehingga terjadinya suatu interaksi dalam sebuah sistem program yang antara objek satu dengan yang lainnya dalam satu lingkup sistem program itu sendiri .
  5. ENCAPSULATION (Pengkapsulan) yaitu suatu penerapan yang menyembunyikan suatu proses dalam sistem. Agar tidak bisa terlihat yang bertujuan hanya memberikan hak akses kepada yang  dituju yang bertujuan menghindari interfensi dan menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri.
  6. INHERITANCE (Pewarisan) Merupakan sifat yang mengambarkan penurunan sifat dalam CLASS sehingga dapat membentuk hirarki CLASS  yang berupa penurunan atribut dan  method  kepada  CLASS  lain.
  7. CONSTRUCTOR yaitu method yang digunakan untuk memberikan nilai awal pada saat object diciptakan. Interface memungkinkan beberapa class berbagi method dan variabel standard tanpa perlunya sebuah class baru untuk digunakan sebagai superclass.
  8. POLYMORPHISME (Banyak Bentuk dan Rupa) yaitu suatu object dapat memiliki berbagi bentuk, sebagai object dari classnya sendiri atau object dari superclassnya.
  9. PACKAGE yaitu kumpulan dari beberapa CLASS file.
  10. INTERFACE yaitu untuk multiple inheritance.
Topik yang akan saya bahas pada konsep OOP ini adalah INHERITANCE (Pewarisan) dari CLASS manusia yang memilik subclass mubarok dan akan ditampilkan pada manusiaberaksi.
Java Inheritance I

Dalam gambar java inheritance I disini saya membuat CLASS Manusia sebagai Parent dari subclass yang lain dalam artian CLASS ini yang akan memberikan Pewaris kepada class yang lain.
dalam gambar ini juga ada void t_manusia dan void j_manusia yang berfungsi sebagai method dalam sebuah class manusia yang akan di panggil pada class ManusiaBeraksi.



Java Inheritance II
Dalam gambar java inheritance II terdapat CLASS yang bernama mubarok tetapi ada Script extends yang berfungsi sebagai pewaris dari CLASS Manusia.



Java Inheritance III





Dalam java inheritance III dimana didalam CLASS ManusiaBeraksi berisi mengenai pemanggilan - pemanggilan dari class mubarok dan class manusia.
dan pada script class ManusiaBeraksi itu ada mubarok orang = new mubarok(); yang berfungsi sebagai mubarok pertama itu CLASS nya mubarok, orang itu sebagai object dan mubarok yang kedua sebagai CONSTRUCTOR nya.
ketika CLASS ManusiaBeraksi dijalankan maka akan menampilkan method - method dari class - class yang bersangkutan, ini tampilannya.
Java Inheritance IV

Ini adalah contoh dari program sederhana java inheritance

>Sumber <

Karnaugh map ( K-Map )

By : Reyn
Karnaugh map (disingkat K-Map) adalah suatu metode untuk menjelaskan beberapa hal tentang penghitung aljabar boolean, metode ini telah ditemukan oleh Maurice Karnaugh pada tahun 1953.
Karnaugh map ini sering digunakan untuk perhitungan yang menghitung sistem pola pikir manusia dengan hal-hal yang menguntungkan (sistem pemetaan peluang).

Seperti gambar dibawah ini adalah sistem pemetaan pada bilang aljabar boolean : 
 gambar 1 sistem pemetaan pada karnaugh map 
pada gambar pemetaan diatas, variabel dari aljabar boolean ditransfer berdasarkan variabelnya masing-masing, dimana terjadi sistem perubahan pada beberapa kotak sehingga menghasilkan sebuah rumus2n dengan n adalah banyaknya kotak (1,2,3,4,...).



(Peta Karnaugh )K-Map merupakan  penyederhanakan persamaan logika yang lebih sederhana
                                                            dengan cara pemetaan yang terdapat kotak -kotak atau
                                                             bujur sangkar yang jumlahnya tergantung dari banyaknya
                                                            inputan dari rangkaian logikanya.
Rumus menentukan jumlah kotak dalam K–Map
N = 2 dimana N = jumlah kotak dalam K-Map
N = banyaknya variabel/input

sebenarnya banyak sekali macam - macam k-map dari kmap dengan 2 variabel , 3 variabel dan 4 variabel. kita bisa melihat contoh k-map 2 variabel dibawah ini :
Jika terdapat 2 input variabel (X,Y atau A,B) dan 1 output (z)  maka .Dibawah sini ada beberapa sistem penghitungan aljabar boolean dengan menggunakan karnaugh map diantaranya : 


gambar 2 (0); K = 0

gambar 3 (1,2,3,4); K = 1



gambar 4 (1,4); K = AB′ + AB

gambar 5 (1); K = AB

gambar 6 (2,3,4); K = A + B

Komponen Aktif dan Komponen Pasif

By : Reyn
Komponen aktif dan komponen pasif adalah dua jenis komponen elektronika yang selalu ada dalam setiap rangkaian elektronika.
komponen-aktif.jpg
Komponen aktif ialah jenis komponen elektronika yang memerlukan arus listrik agar dapat bekerja dalam rangkaian elektronika yang dapat menguatkan dan menyearahkan sinyal listrik, serta dapat mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Contoh komponen aktif adalah:
a. Transistor: merupakan komponen elektronika dengan 3 elektrode yang berfungsi sebagai penguat atau saklar. Jika sebagai penguat maka transistor dapat menguatkan sinyal listrik. Dalam hal ini inputnya dimasukkan ke titik B dan outputnya diambil dari titik A.
b. Diode: adalah komponen elektronika dengan dua elektrode, yang dapat dipakai untuk menyearahkan sinyal listrik, sehingga termasuk komponen aktif.
c. LED (light emitting diode): Jika dihubungkan dengan sumber tegangan listrik maka LED tersebut akan menyala. Jadi, LED termasuk komponen aktif karena dapat mengubah suatu bentuk energi (listrik) menjadi bentuk lainnya (cahaya).
Komponen pasif adalah jenis komponen elektronika yang bekerja tanpa memerlukan arus listrik sehingga tidak bisa menguatkan dan menyearahkan sinyal listrik serta tidak dapat mengubah suatu energi ke bentuk lainnya.
komponen-pasif.jpg
Contoh komponen pasif adalah:
a. Resistor: adalah komponen elektronika yang berfungsi membatasi atau menghambat arus listrik. Karena tidak dapat menguatkan sinyal maka resistor termasuk komponen pasif.
b. Kapasitor: adalah merupakan komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan medan listrik, dapat juga berfungsi untuk memblokir arus DC dan meneruskan arus AC. Karena tidak dapat menguatkan, menyearahkan dan mengubah suatu energi ke bentuk lainnya, maka kapasitor termasuk komponen pasif.
c. Induktor: adalah termasuk komponen pasif karena tidak dapat menguatkan dan menyearahkan sinyal maupun mengubah suatu energi ke bentuk lainnya. Bagi arus DC induktor bersifat mengalirkannya tetapi bagi arus AC induktor bersifat menghambat.
Kedua jenis komponen ini hampir selalu digunakan bersama - sama, kecuali dalam rangkaian - rangkaian pasif yang hanya memakai komponen - komponen pasif saja misalnya: rangkaian baxandall pasif, rangkaian tapis pasif dan sebagainya.
Sedangkan komponen IC (Integrated Circuit) adalah gabungan dari komponen aktif dan komponen pasif yang disusun menjadi sebuah rangkaian elektronika dan kemudian diperkecil ukuran fisiknya.

Java

By : Reyn
JAVA

Java adalah sebuah bahasa komputer yang bisa juga di jalankan di sebuah telepon genggam.
Java sendiri awalnya dibuat oleh “James Gosling” saat masih bergabung di Sun Microsystems yang merupakan bagian dari oracle dan dirilis tahun 1995.

            Bahasa Java sendiri mangadopsi sintaks yang terdapat pada bahasa C dan C++, namun dengan obyek yang lebih di sederhanakan. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun".

            Java sendiri adalah bahasa pemprograman yang multi platforn dan multi device. Sekali anda menulsikan sebuah program menggunakan java anda dapat menjalankan di hampir seluruh sistem operasi.

Keunggulan Java

1.       Berorientasi Objek
Java adalah bahasa pemprograman berorientasi pada obye. Java membagi program menjadi obyek” serta memodelkan sifat dan tingkah laku masing – masing dalam menyelesaikan masalah.
2.       Multiplatform dan Multithread
Java dirancang untuk mendukung aplikasi yang beroprasi di lingkungan jaringan berbeda, Untuk mengakomodasi hal tersebut, Java compiler membangkitkan bytecodes (sebuah format yang tidak tergantung pada arsitektur tertentu yang didesain untuk mengirimkan kode ke banyak platform perangkat keras dan perangkat lunak secara efisien). Java dapat dijalankan oleh banyak platform seperti Linux, Unix, Windows, Solari, maupun Mac. 3.
kemampuan suatu program komputer untuk mengerjakan beberapa proses dalam suatu waktu. Thread dalam Java memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kelebihan multi prosessor apabila sistem operasi yang digunakan mendukung multi prosessor.
3.       Pendistribusian yang mudah
Kemampuan networking java lebih kuat dan lebih mudah digunakan, karena java memiliki library rutin yang lengkap untuk dirangkai pada protocol TCP/IP (seperti HTTP dan FTP) dengan mudah.
4.       Dinamis
Java dirancang untuk beradaptasi dengan lingkungan yang sedang berkembang, java bersifat dinamis dalam tahap linking. Class yang ada dapat di link sebatas yang diperlkan, apabila diperlukan modul kode yang baru dapat di link dari beberapa sumber, bahkan dari sumber dalam jaringan internet.

Kekurangan

1.      Penggunaan Memori yang berleihan
Penggunaan Java pada memori cukup memakan banyak memori, namun hal ini sesuai dengan berbagai macam fitur yang dimiliki oleh java
2.      Proses Compile
Mengharuskan pengguna untuk mencompile programnya sebelum dijalankan, berbeda dengan baha pemrograman seperti phyton yang tidak butuh proses compile untuk menajalankan sebuah program.
3.      Mudah di dekompilasi           
Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.

Tulisan Bebas

By : Reyn


      Menjadi Mahasiswa Jurusan Sistem Komputer

     I.    Alasan Memilih  Sistem Komputer
Awalnya saya sama sekali tidak tertarik untuk masuk jurusan Sistem Komputer. Namun, kegagalan meraih PTN (Perguruan Tinggi Negri)membuat saya untuk berkali-berkali berfikir jurusan apa yang bisa membawa saya pada kesuksesan dihari esok. Saya tahu kesuksesan itu lahir dari tekat, usaha, dan doa dari diri saya sendiri. Di jurusan Sistem Komputer inilah saya menanamkan tekad untuk sukses, saya bersungguh-sungguh untuk mendalami ilmu Sistem Komputer ini. Dan saya siap menanggung konsekuensi yang mungkin saja saya hadapi saat saya menuntut ilmu di jurusan Sistem Komputer. Saya tidak asal pilih untuk menentukan jurusan Sistem Komputer, saya memikirkan prospek kerja apa yang saya dapatkan nanti setelah saya lulus? Apakah sulit mendapatkan pekerjaan dari lulusan Sajana Komputer? Apakah saya puas dengan hasil dari kerja saya nanti? Apakah cukup untuk memenuhi kebutuhan saya nanti? Setelah sedikit demi sedikit saya mendapat jawaban dari pertanyaan tersebut, semakin bulatlah tekat saya memilih jurusan Sistem Komputer. Satu pertanyaan lagi, di Universita Swasta mana saya harus kuliah dengan jurusan Sistem Komputer? Lalu saya mulai mencari informasi lewat internet dan dari mulut ke mulut. Jatuhlah pilihan saya di Universitas Gunadarma. Universitas Gunadama adalah satu Universitas unggulan, banyak penghargaan yang didapat oleh Universitas ini. Akreditasi untuk jurusan Sistem Komputer adalah “A”. Jadi ini adalah pilihan tepat untuk diri, dan masa depan saya.

   II.           Aktifitas Di Kampus
Aktifitas utama saya di kampus adalah menuntut ilmu. Bergelut dengan mata kuliah selama 4hari dalam seminggu, tentunya bergelut juga dengan kemacetan saat menuju ke kampus dan pulang dari kampus. Berhadapan dengan para dosen yang tekadang memberikan tugas secara berlebihan, seenaknya mengganti jam kuliah, dan lain-lain. Selain itu saya juga harus menjalani beberapa praktik, yang membuat saya pulang larut malam di hari kamis. Ketika habis jam mata kuliah biasanya saya dan teman saya mencari makan siang, setelah makan siang kami bergegas ke masjid untuk menjalankan ibadah. Setiap hari selasa saya dan teman-teman saya menghadiri kajian yang diadakan oleh UKM Snap Gunadarma. tapi saya belum penah mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh organisasi tersebut dikarenakan waktunya selalu bentrok oleh jam mata kuliah. Mungkin dilain hari nanti saya akan mengusahakan untuk hadir dalam Snap.

    III.      Kesulitan yang Dihadapi
Sejauh ini lumayan banyak kesulitan yang saya hadapi. Saya sulit untuk fokus saat jam mata kuliah, terkadang mata memperhatikan dosen yang sedang menerangkan tetapi pikiran saya melayang jauh entah kemana. Selain itu suasana kelas kurang kondusif, masih banyak mahasiswa yang suka mengobrol saat dosen menerangakan, akibatnya konsentrasi saya suka buyar. Apalagi mata kuliah Matematika, entah kenapa mata kuliah ini sulit untuk dipahami. Yang saya rasakan cara dosen mengajar kurang jelas.  Ya, saya adalah lulusan SMK di. Hm…inilah resiko yang harus saya hadapi. Jadi, saya harus ekstra keras untuk memahami si Matematika.


    IV.         Obsesi Setelah Lulus
Banyak sekali obsesi saya setelah lulus nanti, seperti ingin jadi pegawai disalah satu bank ternama di Indonesia. Tapi, saya tidak mau selamanya jadi seorang pegawai. Justru saya ingin menciptakan  pegawai dengan usaha yang saya ciptakan di masa depan, amin. Saya ingin jadi pengusaha yang memiliki banyak perusahaan di setiap daerah. Bahkan saya berfikir untuk menjadi wakil rakyat, ini adalah obsesi yang menurut saya “WOW”. Profesi ini tidak sembarang orang yang bisa menjalani, selain pendidikan yang tinggi, saya juga harus memiliki ilmu politik yang luas, serta Iman yang kuat. Nah, sedangakan saya adalah lulusan Sarjana Komputer. Tapi buat saya tidak ada yang tidak mungkin jika kita ingin berusaha. Obsesi ini muncul ketika saya sering melihat berita yang menyorot wakil rakyat. Wakil rakyat cenderung dinilai negative oleh banyak masyarakat karena tingkah lakunya. Ada saja masalah yang dibuat oleh wakil rakyat seperti KKN, skandal yang tentunya negative, menghamburkan uang rakyat untuk hal yang tidak terlatu penting, dan lainnya. Saya ingin membalikan citra wakil rakyat di masa depan, dan saya ingin menyerahkan seluruh kemampuan saya untuk memajukan dan mensejahterahkan rakyat. Semoga saja semua obsesi saya ini terwujud, amin. Tentunya obsesi saya ini untuk membahagiakan orang tua saya, dan membuat mereka bangga dengan saya

Masalah Sosial

By : Reyn


A. apa itu masalah?
                     Masalah adalah kesenjangan antara mimpi dan realita. Artinya apa yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dicita-citakan.
B. pengertian masalah dan masalah sosial

Masalah adalah sesuatu hal atau kejadian yang membuat langkah kita terhenti atau tersendakuntuk beberapa waktu dan harus menyelesaikan hal tersebut sebelum mampu untuk kita meruskan apa yang tadinya tersendak!. Banyak orang masih bingung dengan masalah itu sendiri, sehingga membuatnya selalu merasakan masalah, padahal mungkin itu bukan suatu masalah.
masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

C. jenis-jenis masalah sosial
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 jenis faktor, yakni antara lain:
1.  faktor Ekonomi: kemiskinan, pengangguran, dll.
2.  faktor Budaya: perceraian, kenakalan remaja, dll.
3.  faktor Biologis: penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4.  Faktor Psikoogis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
5.   
D. Salah satu masalah soaial dan cara mengatasinya
Ø  kenakalan remaja
Cara Mengatasi Masalah
Perbincangan  mengenai keruntuhan ahklak remaja adalah berkisar isu pelajar remaja. Strategi mengatasi masalah seharusnya ditumpukan pada golongan remaja  ini. Berikut beberapa saranan:

1.  Peranan ibu bapa adalah amat penting dalam memberikan perhatian yang serius terhadap anak-anak mereka. Ibu bapa mestilah memperhatikan setiap gerak-geri atau pergerakan anak-anak mereka. Ibu bapa   hendaklah sentiasa mengetahui dan mengenal pasti masalah yang dihadapi oleh anak mereka serta sanggup meluangkan masa untuk mengatasai masalah tersebut. Ibu bapa juga seharusnya mengetahui rakan-rakan anak mereka dan sentiasa memastikan anak-anak mereka berkawan dan bergaul dengan mereka yang mempunyai kedudukkan moral yang baik. Selain itu ibu bapa hendaklah menghabiskan sebahagian daripada masa seharian bersama anak-anak mereka dengan memberikan keyakinan, keberanian, mewujudkan sikap positif terhadap masalah, emosi dan keputusan. Selain itu tingkatkan penghayatan anak-anak terhadap agama, nilai-nilai murni, motivasi, melatih anak cara bersopan, prinsip-prinsip akauntabiliti, tepati janji, berketerampilan, menunjukkan keperibadian yang mulia, amanah, sanggup menerima kelemahan diri serta meneroka potensi anak. Ibu bapa hendaklah menjadi role modelkepada anak.
2. Pendekatan akademik. Ini boleh dilakukan dengan menambahkan aktiviti-aktiviti berteraskan akademik dan separa akademik  seperti kegiatan ko-kurikulum di sekolah. Begitu juga dengan perubahan-perubahan teknik-teknik pengajaran seperti penggunaan komputer, video, bantuan alat pandang dengar dan teknik pengajaran luar kelas.
3. Mewujudkan sistem perundangan di sekolah. Peruntukan undang-undang di peringkat sekolah boleh menimbulkan rasa takut di kalangan  pelajar sekolah, di samping mengurangkan beban dan tanggungjawab pihak sekolah dan pihak ibu bapa  dalam pengawasan disiplin.
4. Penguatkuasaan Undang-Undang oleh pihak berkuasa seperti polis. Bidang kuasa polis yang sedia ada perlu digunakan oleh pihak pentadbir sekolah dalam mendisiplinkan pelajar-pelajar. Pihak pentadbir hendaklah mengambil kesempatan dengan merujuk masalah pelajar ini kepada pihak polis.
5. Langkah-langkah pencegahan yang bersesuaian hendaklah diadakan seperti kaunseling di peringkat sekolah. Kaunseling di peringkat sekolah adalah penting dalam membantu remaja mengatasi masalah mereka. Program ini akan lebih bermakna sekiranya kaunselor-kaunselor yang berkelayakan dan berpengalaman dilantik dalam memantapkan pelaksanaan dan keberkesanan kaunseling tersebut.
6. Persatuan Ibu Bapa dan Guru (PIBG) perlulah memainkan peranan yang penting. Pertemuan yang lebih kerap antara ibu bapa, penjaga dan guru perlu diadakan khasnya bagi pelajar-pelajar yang bermasalah. Ibu bapa seharusnya menerima teguran daripada guru dengan sikap terbuka dan positif. PIBG jangan lah jadi umpama “KUCING TAK BERGIGI, TIKUS LOMPAT TINGGI-TINGGI.

- Copyright © Irvan Reynaldi - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by irvan reynaldi -